Aku Adalah Apa Yang Harus Aku Lakukan
(Oleh agung wahyudi Mahasiswa IAIN Surakarta)
Ketika
Aku meliihat ada segerombolan orang, ada yang duduk, berjalan, di
sebuah gedung-gedung yang tertingkat, mereka menimba ilmu dengan penuh
semangat tak peduli latar belakang mereka masing-masing menjadi satu
sebuah keluarga besar dinamakah kampus penuh wacana ilmu dan keislaman
disitulah seseorang ingin belajar menjadi pemimpin dengan prinsip “
agen of change “.
Sebaliknya
aku melihat seseorang yang sedang duduk disudut kelas, mereka
terkadang senyum,menangis, terkadang dengan wajah tampak gembira dan
penuh kekecewakan, mereka ditemani sebuah benda kemanapun pergi selalu
dibawa benda itu adalah sebuah elektronik dengan dua huruf yang bisa
merubah keadaan orang itu, benda itu adalah hp.
Terbukti,
ibarat kata aku adalah apa yang harus aku lakukan maksudnya dengan
arti segala sesuatu yang dilakukan kemanakah arah yang akan dituju.
sebagaimana kita ketahui arah yang dituju diharapkan membawanya ke arah
yang lebih baik, sebuah keinginan mahasiswa dengan latar belakang
berbeda-beda itu yang sedang menimba ilmu. Sebagai pemimpinpun mereka
inginkan.
Anak
muda adalah generasi penerus bangsa, jadilah anak muda yang sudah bisa
memimpin bangsa, yakinlah anak muda mampu menjadi pemimpin. Contoh
Muhammad alfatih adalah anak muda dari persia mengapa disebut dengan
sang penakluk konstantal karena dengan usia muda sudah bisa meruntuhkan
kerajaan terbesar ke dua didunia padahal tidak ada negaramanapun yang
bisa mengalahkannya, hanyalah Muhammad alfatih yang bisa menagkulkanya
dan menuliskan atatu menggambarkan sejarah dunia dalam kejadian ini
salah satu kejaan islam.
Sebuah
cerita ini yang akan membangkitkan kita untuk slalu berkarya dengan ide
ide yang kreatif untuk menjadi perubahan yang lebih maju dan baik Jika
keras terhadap diri sendiri maka dunia akan bersikap lunak padamu, tapi
sebaliknya jika kamu lunak terhadap dirimu maka dunia akan keras
terhadapmu artinya menaklukan dunia apa ditaklukan dunia. Dan jadilah
“orang kecil” yang berpikir besar ? Jangan jadi “orang besar” yang
berpikir kecil atau sempit.
Cita-cita
bukan hanya terkait dengan sebuah profesi namun lebih dari itu ia
adalah sebuah tujuan hidup. Seperti ada seseorang yang bercita-cita
ingin memiliki harta yang banyak, menjadi orang terkenal, mengelilingi
dunia, mempunyai prestasi yang bagus dan segudang cita-cita lainnya.
Namun seorang muslim tentunya akan menempatkan cita-citanya di tempat
yang paling tinggi dan mulia yaitu menggapai keridhaan dan keberkahan
Allah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar