Selasa, 07 Mei 2013
pengalamanku mapaba pmii tahun 2013
Mapaba PMII (pergerakan mahasiswa islam Indonesia) IAIN surakarta yang diadakan oleh rayon gunung jati dan abdurrahman wahid di desa bandungan, boyolai, pada hari jumat 12-14 april 2013. Mapaba adalah suatu mekanisme, gerbang pintu masuk pertama yang dilalui mahasiswa baru bila mana ingin bergabung sebagai anggota organisasi pmii (pergerakan mahasiswa islam Indonesia). Dalam kegiatan ini anggota baru hari pertama jum’at dengan acara pertama pembukaan, sambutan ketua rayon gunung jati, rayon Abdurrahman wahid, ketua pmii cabang sukoharjo, dan tuan rumah. Setelah pembukaan acara selanjutnya makan, sholat, materi.
Hari sabtu embun pagi menyapa kami dengan suara merdu pujian nabi yang tak terhenti disebuah masjid pertanda subuh pun telah kembali dimualinya pagi hari. Acarapun telah menanti, pertama yang dilakukan adalah perkenalan, pengakrapan, dan materi sampai sore. Dalam materi ini meliputi NDP (nilai dasar pergerakan), MO (manajement organisasi), aswaja(ahlus sunah wajljamaah) Foto diatas menggambarkan kegiatan yaitu berdiskusi setelah menerima pemateri dari senior ataupun sesepuh pmii.
Dengan penuh sok bagus,,,hehehe. Penulis berjaket coklak sok menjelaskan sok pinter,,,yak’eee,,,hahaha. Foto diatas menggambarkan, menjelaskan kegiatan yaitu berdiskusi. Diskusi dilakukan setelah senior, pematri menyampaikan materi dan didiskusikan kemudian di presentasikan kembali. dalam diskusi peserta dibagi 6 kelompok setiap kelompok terdiri 5 orang. Dalam diskusi dan presentasi mahasiswa anggota baru harus bersikap kritis.
Sore berganti malam, senja mulai tidur alias tenggelam. Sholat isyapun telah lewat, Dengan musik robana seadanya, kita bersholawat dengan warga setempat penuh religus. Sahabat azis memimpin jalannya sholawatan, dengan penuh semangat kuliah dari rauk muka mereka, meskipun aku yakin perutnya laper, sayapun tahu karena sebelum memulai sahabat azis curhat kepadaku seusai wudhu dan berkata “mas wetengku luei pye kiii” akupun jawab “podo aku yo lue mas” hehe( sambil bercanda). Dan acara sholawatpun selesai dengan lancer tak ada halangan apapun.
Pagipun tiba, serasa belum waktunya, kulihat jam menunjukkan pukul 2 dinihari.kamipun harus bangun dengan acara renungan malam sampai jam 5 pagi subuh. beberapa waktu kemudian mataharipun mulai tersenyum dan menampakan hidung peseknya,,,,hehehe.acarapun ditutup dengan bacaan Alhamdulillah hirobbil alamin. Kami pulang dengan mobil yang disediakan panitia,,waktu perjalanan penulis gak kuat suasana didalam mobil yang penuh derita, sumukpun menjadi istinya..gak kuat,,kepalapun pusing jadinya,,
Pelajaran yang diperoleh dalam mapaba ini adalah kebersamaan , kekeluargaan, persahabatan akan menjadikan organisasi yang berualitas. Dan diharapkan bukan saja intelektualnya tetapi juga keislamanya yang lebih maju dan berkembang luas. Sekian semoga berkah pengalaman ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar